Kata siapa Jatuh cinta selalu menyenangkan ? tahukah Anda kalau jatuh cinta ternyata juga bisa mendatangkan dampak negatif bagi kesehatan. Iya…, selain membuat kita ingin selalu tersenyum, jatuh cinta
ternyata juga bisa membuat kondisi kesehatan kita terggangu. Mau tahu
seperti apa bentuk negatifnya? ini dia 5 dampak negatif jatuh cinta bagi kesehatan Anda seperti dikutip msn
1. Tidak Bisa Tidur
Saat jatuh cinta,
tak jarang dari Anda yang mengalami sulit tidur. Hal ini dikarenakan
produksi hormon dopamin dan norepinefrin yang terlalu banyak. Menurut
Dr. Helen Fisher, ilmuwan dari Rutgers University, Amerika dan penulis
buku “Why Him, Why Her?”, “Itulah sebabnya Anda memiliki banyak energi,
tidak bisa tidur selama berhari-hari dan wajah jadi merah merona.”
2. Tidak Bisa Makan
Francoeur sempat menjelaskan bahwa ia sempat pergi makan siang dengan
kekasihnya. Saat itu ia memesan banyak makanan namun tidak satu pun yang
ia makan. Menurut psikolog Dorothy Tennov, ini merupakan fase
‘limerence’ yang artinya tergila-gila. Saat mengalami ‘limerence’,
seseorang menjadi obsesif, mengganggu, sulit makan serta melupakan
pekerjaan, teman, keluarga bahkan tanggung jawab pada dirinya sendiri.
Penelitian menjelaskan bahwa gejala ‘limerence’ bisa berlangsung antara
enam bulan sampai dua tahun.
3. Tidak Dapat Berkonsentrasi
Saat sedang jatuh cinta, seseorang akan sulit berkonsentrasi dan tidak bisa memikirkan apapun selain orang yang dicintainya.
Hal ini merupakan akibat dari hormon dopamin yang membuat orang menjadi
obsesif. “Ada sekitar 6 sampai 10 persen orang dari populasi penelitian
yang merasakan efek buruk dari dopamin. Bagi mereka segala sesuatu
terasa ‘hitam dan putih’ hingga akhirnya mereka jatuh cinta
dan melihat bahwa hidup sebenarnya penuh warna. Mereka pun terus
mengejar ‘warna’ tersebut tanpa mempedulikan yang lainnya,” ujar Tennov.
4. Tekanan Pada Dada
Menurut Fisher, ketika seseorang merasakan tekanan pada dada, biasanya
orang itu sedang dalam keadaan panik. Saat seseorang jatuh cinta,
otak seringkali terkait dengan rasa cemas dan panik. Fisher dan
rekan-rekannya mengamati lebih dari 75 otak manuasia yang sedang
kasmaran dan menemukan bahwa terdapat aktivitas di bagian insular
korteks otak, yang berhubungan dengan rasa takut.
5. Mual dan Sensasi Menggelitik dalam Perut (Butterfly Effect)
Sebagian dari Anda mungkin mengalami mual dan rasa gugup ketika akan melakukan sesuatu yang penting, seperti ujian, wawancara kerja, demam panggung atau saat berada di dekat orang yang dicintai.
Pelepasan norepinefrin, dopamin dan kortisol mengalirkan darah dari
usus dan memberikan efek tersebut. Orang yang sedang jatuh cinta
biasanya sering mengalami gejala telapak tangan berkeringat, lutut
lemah, mulut kering, peningkatan denyut jantung dan pusing saat melihat
cahaya terang.
Comentários:
Posting Komentar